GERAK

Dalam fisika, kinematika adalah cabang dari mekanika yang membahas gerakan benda tanpa mempersoalkan gaya penyebab gerakan. Hal terakhir ini berbeda dari dinamika atau sering disebut dengan Kinetika, yang mempersoalkan gaya yang memengaruhi gerakan. Karena relatif sederhana, kinematika biasanya diajarkan sebelum dinamika atau sebelum konsep mengenai gaya diperkenalkan.


Dibawah ini adalah beberapa contoh video tentang gerak  . Selengkapnya klik video dibawah ini – ->

Dapatkah kamu mengendarai sepeda sambil memperhatikan kecepatan sepedamu? Tentunya sangat sukar kamu lakukan karena sepeda tidak dilengkapi dengan speedometer sebagai alat pengukur kecepatan. Lalu bagaimana agar kamu tetap dapat mengetahui kecepatan sepeda yang kau kendarai. Kamu harus membagi jarak yang kau tempuh selama bersepeda dengan waktu tempuhnya. Hasil itulah yang dinamakan kecepatan rata-rata sepedamu. Kamu bersepeda berarti melakukan gerak. Dalam fisika gerak bersepeda itu dinamakan gerak lurus. Ada pula gerak lainnya misalnya gerak parabola, seperti gerak bola yang ditendang melambung. Pada bab gerak ini kamu akan memperdalam gerak sebagai ilmu kinematika, yaitu mempelajari gerak tanpa memperhatikan gayanya.

Pengertian dari Gerak itu sendiri adalah perubahan posisi suatu benda terhadap titik acuan. Titik acuan sendiri didefinisikan sebagai titik awal atau titik tempat pengamat. Pembagian Gerak berdasarkan lintasannya gerak dibagi menjadi 3 :

1.Gerak lurus yaitu gerak yang lintasannya berbentuk lurus

2.Gerak parabola yaitu gerak yang lintasannya berbentuk parabola

3.Gerak melingkar yaitu gerak yang lintasannya berbentuk lingkaran

Sedangkan berdasarkan percepatannya gerak dibagi menjadi 2 :

1.Gerak beraturan adalah gerak yang percepatannya sama dengan nol (a = 0) atau gerak yang kecepatannya konstan.

2.Gerak berubah beraturan adalah gerak yang percepatannya konstan (a = konstan) atau gerak yang kecepatannya berubah secara teratur

Gerak lurus adalah gerak pada suatu benda melalui lintasan garis lurus. Contohnya seperti gerak rotasi bumi, gerak jatuh buah apel, dan lain sebagainya. Gerak lurus dapat kita bagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu :

– GERAK LURUS BERATURAN ( GLB )

Gerak lurus beraturan adalah gerak suatu benda yang lurus beraturan dengan kecepatan yang tetap dan stabil.

Pernahkah anda mengamati bagaimana jalannya kereta api? Lintasannya gais lurus, para bola atau lingkaran? Gerak suatu benda dalam lintasan lurus disebut gerak lurus. Sebuah mobil melaju di jalan raya yang lurus merupakan contoh gerak lurus, buah kelapa yang jatuh dari pohonnya adalah contoh gerak lurus.

Benda yang bergerak dengan kecepatan tetap dikatakan melakukan gerak lurus beraturan. Syarat yang harus dipenuhi agar benda bergerak lurus beraturan adalah :
a. arah gerak benda tetap jadi lintasannya lurus
b. kelajuan benda tidak berubah

Pada GLB, kecepatan gerak benda adalah tetap. Seperti terlihar pada gambar di bawah, benda bergerak dengan kecepatan tetap v ms-1. Selama t sekon maka jarak yang ditempuh adalah :

s = v x t

– GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN ( GLBB )

Gerak lurus berubah beraturan adalah gerak suatu benda yang tidak beraturan dengan kecepatan yang berubah-ubah dari waktu ke waktu.

Misalnya :
– Gerak jatuhnya tetesan air hujan

– Mobil yang bergerak di jalan lurus mulai dari berhenti

Berdasarkan kelajuan benda  ada dua macam  Gerak Lurus Berubah Beraturan, yaitu :

– Bila kelajuan benda bertambah dengan nilai yang sama setiap sekonnya, maka disebut  Gerak Lurus dipercepat Beraturan,

– Bila kelajuan benda  berkurang dengan nilai yang sama setiap sekonnya , maka disebut  Gerak Lurus  Diperlambat Beraturan.

Dari penggolongan tersebut, maka  muncul besaran lainnya, yaitu Percepatan. Percepatan adalah perubahan kecepatan persatuan waktu. Dapat dirumuskan :

           

Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai berbagai macam gerak melingkar, seperti compact disc (CD), gerak bulan mengelilingi bumi, perputaran roda ban mobil atau motor, komidi putar, dan sebagainya.

Berdasarkan ada tidaknya perubahan kecepatan tangensial, gerak melingkar dibedakan menjadi dua, yaitu gerak melingkar beraturan dan gerak melingkar berubah beraturan.

Gerak Melingkar Beraturan (GMB)

Gerak Melingkar Beraturan adalah gerak suatu benda menempuh lintasan melingkar dengan kelajuan linier tetap.

Ketika mempelajari gerak lurus beraturan, anda mengetahui bahwa selama berada di lintasan yang lurus, kelajuan dan kecepatan benda adalah tetap. Hal ini berbeda dengan benda yang bergerak melingkar. Misal contoh pada bola bermassa m yang diikat pada seutas tali yang panjangnya r. Bola diputar vertikal, sehingga benda mengalami gerak melingkar seperti tampak pada gambar berikut :

Vektor kecepatan bola pada tiap posisi merupakan garis singgung terhadap lintasan keliling lingkaran. Oleh kerena itu, arah kecepatannya selalu berubah-ubah sesuai dengan arah garis singgungnya. Walaupun kecepatannya berubah-ubah, namun kelajuan bola adalah tetap. Gerak melingkar dengan laju tetap seperti itu disebut dengan gerak melingkar beraturan.

Gerak Melingkar Berubah Beraturan (GMBB)

Sebuah benda dikatakan melakukan gerak melingkar berubah beraturan jika selama melakukan gerak melingkar, kecepatan sudut benda tersebut (?) besarnya berubah secara beraturan, dalam artian percepatan sudut benda tersebut (a) setiap saat adalah tetap/konstan.

Benda yang bergerak lurus berubah beraturan akan mengalami dua percepatan, yaitu percepatan sentripetal (as) dan percepatan tangensial (at), oleh karena itu percepatan total benda yang bergerak melingkar berubah beraturan adalah

Terlihat pada ilustrasi gerak melingkar pada gambar berikut, di mana pada gambar tersebut, arah percepatan tangensial (at) selalu tegak lurus arah percepatan sentripetal (as)

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • %d blogger menyukai ini: